Berita Politik Terbaru

Presiden Jokowi Menutup Investasi Produksi Alkohol Di Indonesia

Berita Politik Terbaru – Presiden Joko Widodo telah mencabut Peraturan Presiden (Perpres) yang menempatkan produksi alkohol dalam daftar investasi positif negara, menyusul protes dari kelompok agama di negara mayoritas Muslim itu.

Sebagai bagian dari UU Cipta Kerja 2020, Jokowi menandatangani Perpres no. 10/2021 pada 2 Februari 2021 membuka industri alkohol lokal, khususnya di Bali, Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Sulawesi, untuk investasi dalam dan luar negeri. Industri ini sebelumnya merupakan sektor bisnis yang tertutup.

Tetapi kelompok Islam terbesar dan paling berpengaruh di Indonesia mengecam Perpres tersebut, karena mereka menolak gagasan alkohol menodai citra Indonesia di dunia Islam.

 

Presiden Jokowi Menutup Investasi Produksi Alkohol Di Indonesia

 

“Setelah mendapat masukan dari para ulama, MUI (Majelis Ulama Indonesia), NU (Nahdlatul Ulama), Muhammadiyah, dan ormas lainnya serta tokoh agama lainnya, saya umumkan pembukaan investasi baru untuk industri minuman beralkohol sudah dicabut, Kata Jokowi dalam jumpa pers hari ini.

NU, organisasi Islam terbesar di dunia, sebelumnya berpendapat Perpres Jokowi pada akhirnya akan mengarah pada maraknya normalisasi minuman beralkohol di Indonesia, yang dapat merusak generasi muda.

Konsumsi alkohol legal untuk orang dewasa di atas 21 tahun. Hanya provinsi Aceh, yang memberlakukan hukum syariah, yang melarang alkohol sepenuhnya.

Semoga artikel ini bermanfaat untukmu ya !